Film I Swear memang penuh akan 'Swearing' atau umpatan. Namun, di balik itu semua, ada kisah penderita Tourette Syndrome yang apik dan empatik ...
Di tengah tren film Lebaran yang umumnya lebih sering mengandalkan drama keluarga penuh tangis, Tunggu Aku Sukses Nanti justru mengambil jalur yang lebih membumi. Film ini menghadirkan potret budaya ...
Dalam Senin Harga Naik, konflik keluarga dan ambisi bertemu di balik Toko Roti Mercusuar. Hangat, tulus, meski tak bisa ...
Review film Na Willa karya sutradara film Jumbo Ryan Adriandhy yang menghadirkan nostalgia masa kecil di Surabaya tahun 1960-an.
Actress turn director Maggie Gyllenhaal menciptakan reimagining kisah pengantin monster Frankenstein yang sarat akan pesan Female Empowerment.
Sulit menonton Crime 101 tanpa bayang-bayang Heat-nya Michael Mann di kepala. Bayangan itu bukan sekadar nostalgia, melainkan siluet yang terlalu jelas untuk diabaikan. Sejak adegan pembuka, film ini ...
Salah satu cara terbaik untuk mengenal sebuah kebudayaan adalah lewat film. Kokuho jadi buktinya terbarunya. Selama hampir 3 jam, kita akan menyelami dunia teater Kabuki yang sarat akan nilai historis ...
Play Stop Rewatch adalah media yang membahas budaya populer maupun subkultur seputar industri perfilman.
Some results have been hidden because they may be inaccessible to you
Show inaccessible results